Setelah 7 Hari Magang di Mahkamah Agung, 4 Mahasiswa FH Unsoed Mendapat Banyak Wawasan Hukum

- Selasa, 18 Januari 2022 | 11:34 WIB
Louis Farahan Damarjati dan salah satu kawannya di depan MA RI (Istimewa)
Louis Farahan Damarjati dan salah satu kawannya di depan MA RI (Istimewa)

"Buat cari pengalaman juga sih. Daripada meriung ngga jelas di rumah. Dan ribut sama adik sendiri, misalnya. Nanti, saat kelar proses magang di MA, kami juga akan dapat Sertifikat (dari MA), dengan demikian akan dapat tambahan nilai (kuliah). Oh ya, nanti kalau udah selesai (magang di MA) ada semacam nilai rapotnya," katanya lagi sembari mengusulkan, agar diupayakan proses magang di lembaga Kehakiman seperti MA, ke depannya dapat uang saku.

Baca Juga: Gus Mus: Saya Budaknya Remy Sylado.

Usulan Luois Farahan tentu hanya bercanda, meski konkrit. Bukan semata dia bersama kawan-kawannya harus jauh-jauh berkereta dari Purwokerto ke Jakarta. Kemudian tinggal bersama di daerah Kranji, Bekasi, Jawa Barat, lalu berangkat pagi sekali ke MA di Jakarta Pusat dengan KRL, dan kembali ke Kranji Bekasi, sore harinya.

Baca Juga: Masih Ada Novel di Kepala Remy Sylado

"Tapi semua terbayarkan dengan banyak ilmu yang kami dapatkan dari proses magang kami di MA," kata Louis Farahan. Ke depan ke mana lagi mahasiswa FH Unsoed akan magang demi memperdalam keilmuannya? "Belum tahu, mungkin ke MK (Mahkamah Konstitusi), atau KPK," pungkas Louis Farahan yang bercita-cita menjadi penegak hukum yang handal, sebagaimana yang pernah dilakukan almarhum kakeknya, yang berprofesi sebagai seorang Inspektorat Wilayah Propinsi di Semarang, Jawa Tengah.

 

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pancasila Membumi di Universitas Pancasila

Selasa, 31 Januari 2023 | 16:16 WIB

SNPMB Cukup Mendaftar dan Laksanakan Tes Sekali

Rabu, 11 Januari 2023 | 14:50 WIB
X