Keberadaan Guru Besar Jadi Faktor Tingginya Kualitas Perguruan Tinggi

- Kamis, 20 Januari 2022 | 21:25 WIB
Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah III, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Paristiyanti Nurwardani pada acara pengukuhan Guru Besar Universitas Pelita Harapan, Prof. Sabrina Oktaria Sihombing dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Rabu, 19 Januari 2022 (Humas LLDikti Wilayah III)
Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah III, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Paristiyanti Nurwardani pada acara pengukuhan Guru Besar Universitas Pelita Harapan, Prof. Sabrina Oktaria Sihombing dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Rabu, 19 Januari 2022 (Humas LLDikti Wilayah III)

JAKARTAsuaramerdeka-jakarta.com - Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah III, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Paristiyanti Nurwardani menyampaikan tak dapat dipungkiri bahwa perguruan tinggi unggulan dapat menghasilkan lulusan yang berkualitas.

Selain akreditasi, fasilitas, berbagai inovasi dan prestasi, keberadaan guru besar juga menjadi faktor tingginya kualitas sebuah perguruan tinggi.

"Guru Besar merupakan jabatan akademik tertinggi dalam dunia pendidikan tinggi yang diberikan oleh pemerintah kepada dosen yang sudah memenuhi persyaratan akademik dan non-akademik," ujarnya pada acara pengukuhan Guru Besar Universitas Pelita Harapan, Prof. Sabrina Oktaria Sihombing dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB).

Baca Juga: ByBaliForBali Marriott International di Indonesia, Tegaskan Dukungan Terhadap Pemulihan Pariwisata di Bali

Selain itu, keberadaan guru besar juga memberikan spirit baru bagi sivitas akademika dan dunia pendidikan tinggi, baik dalam peningkatan mutu pembelajaran, penelitian dan publikasi, maupun dalam pengabdian kepada masyarakat.

"Pencapaian seorang dosen hingga ke jenjang Profesor tidaklah mudah dan melalui perjalanan yang panjang. Perlu komitmen dan integritas yang kuat untuk mewujudkannya," tuturnya.

Karena, lanjut Paris, guru besar juga harus senantiasa membagi ilmu kepada generasi muda, sekaligus memberi kontribusi untuk Indonesia dengan menghasilkan karya-karya ilmiah yang berdampak dari bidang keilmuan yang ditekuninya.

Baca Juga: Pasar Legi Beroperasi Lagi, Siap Jadi Motor Kebangkitan Ekonomi Pasca Pandemi

Pada saat yag bersamaan, Prof. Sabrina Oktaria Sihombing menyampaikan orasi ilmiahnya, bahwa pentingnya memahami nilai-nilai pribadi yang dapat memengaruhi perilaku individu untuk mencapai manajemen berkelanjutan.

Halaman:

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mengenal 5 Prodi Andalan BRI Institute

Jumat, 2 September 2022 | 17:32 WIB
X