P2G : Gonta-ganti Skema Pembelajaran sangat Berdampak Psikologis Siswa

- Jumat, 18 Maret 2022 | 20:25 WIB
 (SM/Dok)
(SM/Dok)

JAKARTA, suaramerdeka-jakarta.com - Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) mengakui semangat dan dorongan dari orang tua termasuk siswa dan guru untuk segera mulai pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen makin kencang. Sejak tahun ajaran 2021/2022, kebijakan PTM sering gonta-ganti, mulai pembelajaran jarak jauh (PJJ) 100 persen, lalu PTM 50 persen, bahkan PTM 25 persen.

"Gonta-ganti skema pembelajaran kami lihat sangat berdampak terhadap psikologis siswa termasuk motivasi belajar siswa. Sementara itu, kita harus akui ancaman learning loss sudah kita rasakan selama pandemi," ujar Koordinator Nasional P2G, Satriwan Salim kepada wartawan pada Jumat, 18 Maret 2022.

Guru di Jakarta ini menguraikan, bahwa anak-anak sekolah dasar (SD) kelas rendah yang paling terdampak dari learning loss. Misal terkait keterampilan dasar membaca dan menghitung mereka yang makin tertinggal.

Merespon perkembangan kasus sebaran Covid-19 terbaru, ada tren penurunan kasus termasuk positivity rate (PR) yang kini sudah menyentuh sekitar 7-8 persen. Jika konsisten penurunan kasus dan PR menyentuh 5 persen, P2G berharap pemerintah layak mempertimbangkan segera memulai PTM 100 persen secara bertahap.

"Mengamati kondisi terbaru, P2G mendorong Pemerintah pertimbangkan memulai sekolah PTM 100 persen bertahap, tentu berdasarkan kajian epidemiologis dan data mutakhir," tuturnya.

Terpenting juga adalah jika (PR) sudah menyentuh angka 5 persen. P2G mendukung sekolah dibuka PTM 100 persen. Angka PR 5 persen jelas berdasarkan rekomendasi WHO selama ini.

Minggu terakhir, PR secara nasional sudah menyentuh 7-8 persen, tentu fakta tersebut menjadi perkembangan yang baik. Selain memperhatikan angka PR, pemerintah hendaknya juga memperhatikan tingkat perawatan pasien Covid-19 di rumah sakit hendaknya berada di bawah 5 persen, termasuk angka fatality rate.

"Poin P2G, dasar memulai PTM 100 persen harus tetap mengacu pada data dan kajian epidemiologis mutakhir. Prinsip kehati-hatian," kata Kepala Bidang Advokasi P2G, Iman Zanatul Haeri.

Baginya, kriteria berikutnya sekolah dapat PTM 100 persen adalah jika daerah sudah masuk PPKM level 1, sedangkan PPKM Level 2 sebaiknya tetap PTM terbatas 50 persen. ***

Halaman:

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Terkini

Inilah Tiga Evaluasi P2G Seminggu PTM 100 Persen

Kamis, 13 Januari 2022 | 21:38 WIB

Inilah Para Jawara Kompetisi Robotik Madrasah 2021

Senin, 18 Oktober 2021 | 04:37 WIB
X