Persoalan literasi, transformasi digital, dan disrupsi pasar kerja menjadi bagian dari peluang dan tantangan k

- Sabtu, 16 April 2022 | 20:58 WIB


SURABAYA,suaramerdeka-jakarta.com- Di era saat ini, persoalan literasi, transformasi digital, dan disrupsi pasar kerja menjadi bagian dari peluang dan tantangan kerja era revolusi industri 4.0.

Revolusi industri 4.0 menitiberatkan kemampuan SDM dengan keahlian tinggi dan spesifik. Maka, kecakapan literasi akan menjadi salah satu indikator penting dalam pasar bebas dunia.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa lantas menceritakan bagaiman miliuner dunia asal Tiongkok, Jack Ma, berani memprediksi di 2030 nanti, ekonomi dunia akan dikuasai e-commerce, yakni sebesar 85%.

Baca Juga: Pesantren Harus Punya Kemandirian Ekonomi

Perdagangan online akan didominasi oleh pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
“Bisa dikatakan tulang punggung (back bone) ekonomi dunia pada 2030 mendatang adalah UMKM yang berbasis e-commerce,” terang Khofifah ketika menerima sejumlah stimulan dan penghargaan dari Perpustakaan Nasional di sela-sela kegiatan Peningkatan Indeks Literasi Masyarakat (PILM) di Gedung Grahadi, Surabaya, Sabtu sore, (16/03/2022).


Oleh karena itu, penting membekali para pelaku UMKM dengan kemampuan literasi, utamanya literasi digital.

Apalagi mayoritas pelaku usaha di Indonesia notabene adalah UMKM. Kolaborasi UMKM dengan perpustakaan sangat bisa diandalkan dalam pertumbuhan dan pertambahan UMKM mau pun start up secara signifikan di Jawa Timur.

Baca Juga: Forum Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak Sleman DIY Bertekad Jadi Percontohan Nasional

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X