Perguruan Tinggi Vokasi Optimis akan dapatkan Mahasiswa Baru yang Miliki Passion

- Kamis, 21 April 2022 | 22:42 WIB
Dirjen Diksi Kemendikbudristek, Wikan Sakarinto dalam sosialisasi competitive fund vokasi 2022 dan peluncuran SK Transformasi D3 ke D4 di Tangerang pada Kamis, 21 April 2022 (SM/Prajtna Lydiasari)
Dirjen Diksi Kemendikbudristek, Wikan Sakarinto dalam sosialisasi competitive fund vokasi 2022 dan peluncuran SK Transformasi D3 ke D4 di Tangerang pada Kamis, 21 April 2022 (SM/Prajtna Lydiasari)

TANGERANGsuaramerdeka-jakarta.com - Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Vokasi (Dirjen Diksi) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), Wikan Sakarinto menyampaikan sampai saat ini, jumlah usulan upgrading program studi diploma tiga (prodi D3) menjadi Sarjana Terapan (S.Tr) masih terus bertambah dari berbagai perguruan tinggi seluruh Indonesia. 

Apabila ke depannya ingin melanjutkan studi, maka para sarjana terapan bisa melanjutkan ke prodi S2 Terapan, baik di dalam negeri, maupun di luar negeri.

"Artinya, semakin banyak perguruan tinggi yang berminat meningkatkan D3 menjadi S.Tr. Sarjana Terapan adalah setara dengan S1 dalam Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI), yaitu level 6. S.Tr didesain menerapkan minimal 60 persen praktek, sisanya teori," ujarnya dalam sosialisasi competitive fund vokasi 2022 dan peluncuran SK Transformasi D3 ke D4 di Tangerang pada Kamis, 21 April 2022.

Catatan lain yang sangat menggembirakan, lanjut Wikan, adalah meningkatnya minat lulusan SMA, SMK, dan MA memilih masuk ke prodi Sarjana Terapan dalam beberapa tahun tahun terakhir. "Hal ini, dapat dilihat dari data jumlah peminat dan pendaftar pada jalur SNMPTN 2022, untuk perguruan tinggi vokasi," tuturnya. 

Dengan demikian, perguruan tinggi vokasi optimis akan mendapatkan calon mahasiswa baru yang lebih memiliki minat dan potensi pendidikan tinggi vokasi. Sehingga, ke depannya mereka akan lebih semangat kuliah, sehingga menjadi pembelajar sepanjang hayat.

"Input mahasiswa baru yang memiliki passion, minat, dan bakat yang sesuai, akan lebih memperbesar peluang dirinya kelak menjelma menjadi lulusan (output) yang berkualitas. Karena, mereka mengikuti pendidikan dengan senang dan menyenangi pekerjaan yang kelak dipilih di masa depan," tegasnya.

Kehadiran para praktisi dan ahli dari industri dan dunia kerja sebagai pengajar/dosen tamu di prodi Sarjana Terapan, lanjut Wikan, juga makin banyak.

"Ada ratusan praktisi industri yang mengajar, dan harapannya, semakin baik capaian pembelajaran para mahasiswa. Para ahli industri saat ini sudah mulai disiapkan dan dilatih, terutama untuk aspek pedagogi serta kesiapan menjadi pembimbing mahasiswa ketika magang di industri," ungkapnya.***

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Terkini

Transformasi BRI Institute Menjadi Cyber University

Jumat, 3 Februari 2023 | 10:53 WIB
X