Prodi D2 Jalur Cepat Jadi Solusi bagi Persoalan Ketenagakerjaan di Indonesia

- Rabu, 25 Mei 2022 | 20:39 WIB
Dirjen Diksi Kemendikbudristek, Wikan Sakarinto pada acara Peluncuran dan Penyerahan SK Prodi D2 Jalur Cepat di Jakarta, Rabu, 25 Mei 2022 (SM/Prajtna Lydiasari)
Dirjen Diksi Kemendikbudristek, Wikan Sakarinto pada acara Peluncuran dan Penyerahan SK Prodi D2 Jalur Cepat di Jakarta, Rabu, 25 Mei 2022 (SM/Prajtna Lydiasari)

JAKARTA, suaramerdeka-jakarta.com - Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi (Dirjen Diksi) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), Wikan Sakarinto menyampaikan Program Studi (Prodi) Diploma Dua (D2) Jalur Cepat menjadi solusi bagi persoalan ketenagakerjaan di Indonesia.

Oleh karena itu, Kemendikbudristek melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi (Ditjen Diksi) menerbitkan 27 Surat Keputusan (SK) Izin Pembukaan Prodi D2 Jalur Cepat di Jakarta, Rabu, 25 Mei 2022.

"Piramida tenaga kerja-kan lebih membutuhkan lulusan yang siap kerja seperti ini," ujarnya dalam sambutannya.

Wikan mengatakan program D2 Jalur Cepat merupakan program terobosan Ditjen Diksi yang dirancang sebagai salah satu solusi untuk menjawab tantangan ketidaksesuaian antara lulusan yang dihasilkan oleh dunia pendidikan dengan kebutuhan dari dunia usaha dan industri.

"Program Studi D2 Jalur Cepat ini merupakan pertama dalam sejarah pendidikan di Indonesia," katanya.

Ketidaksesuaian yang dimaksud, lanjut Wikan, tidak semata-mata menyangkut jumlah atau aspek kuantitas dari lulusan, tapi juga kompetensi atau level keahlian.

Itu sebabnya, dalam mengembangkan Program Studi D2 Jalur Cepat, sejak awal pendirian program Perguruan Tinggi Penyelenggara Pendidikan Vokasi (PTPPV) berkolaborasi dengan sekolah menengah kejuruan (SMK) dan Industri hingga pelaksanaannya merujuk kepada konsep dan kebijakan Merdeka Belajar serta Link and Match 8+i.

Wikan menekankan pentingnya kolaborasi segitiga antara PTV, SMK, dan Industri. "Kolaborasi segitiga ini tujuannya tak lain untuk memastikan lulusan yang dihasilkan, memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja," tuturnya.

Wikan berharap para lulusan vokasi akan menjadi sosok yang kompeten, produktif dan kompetitif. Sehingga, akan benar-benar siap jika harus langsung bekerja, begitu lulus.

Bahkan, menurutnya tidak hanya sekedar cepat bekerja, tapi juga mendapatkan upah yang layak. "Peluncuran 27 Prodi D2 Jalur Cepat, pada hari ini, sesungguhnya menjadi kabar baik bagi pelajar lulusan SMK," tuturnya.***

Halaman:

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Terkini

SNPMB Cukup Mendaftar dan Laksanakan Tes Sekali

Rabu, 11 Januari 2023 | 14:50 WIB
X