Perpusnas Dukung Upaya ANRI Selamatkan Arsip Terjaga dan Arsip Statis

- Rabu, 15 Juni 2022 | 18:47 WIB

Sehingga apabila arsip tidak ada, maka keberlangsungan bangsa dan negara akan terganggu.

“Oleh karena itu, sangat perlu menjaga keutuhan, kelengkapan, keamanan dan keselamatan arsip terjaga tersebut.

Baca Juga: Pengangkatan Menteri Baru, Presiden: Kita Lihat Pengalaman dan Rekam Jejak

Sebagaimana tadi sudah dicontohkan oleh Kepala Perpusnas dengan sangat fasih tentang lepasnya pulau Sipadan dan Ligitan karena arsip terjaganya yang berupa batas wilayah tidak dijaga dengan baik,” terangnya.

Dalam rapat koordinasi, dijelaskan tentang pengelolaan dan penyelamatan arsip terjaga sebagaimana diamanatkan dalam UU Kearsipan.

Selanjutnya, arsip-arsip statis yang memenuhi syarat, wajib diserahkan kepada ANRI.

Apabila tidak diserahkan, akan diberikan sanksi sesuai dengan yang sudah diatur dalam UU Kearsipan.

Baca Juga: Minat Tinggi, Tapi Sosialisasi LCS Dianggap Masih Kurang

Adapun arsip statis yang telah diserahkan oleh Perpusnas kepada ANRI selama periode 2018-2022 di antaranya personal file eselon I dan II Perpusnas, sertifikat Ingatan Kolektif Dunia (MoW) dari UNESCO tentang Babad Diponegoro,

sertifikat MoW dari UNESCO tentang Negarakretagama atau Desyawarnana (1365), sertifikat MoW dari UNESCO tentang Naskah Panji (Panji Tales Manuscripts), Peraturan Perpustakaan Nasional dan Laporan Kinerja Instansi, arsip statis covid-19, serta arsip statis dan arsip terjaga tentang MoU.**

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kontes Bergengsi Honda Bahas Isu Lingkungan

Jumat, 12 Agustus 2022 | 11:54 WIB

Uhamka Jadi Kampus Islam Terbaik di Dunia Versi 4ICU

Jumat, 12 Agustus 2022 | 11:33 WIB

Solidaritas Mahasiswa Teknik Mesin Tinggi

Rabu, 3 Agustus 2022 | 15:39 WIB
X