Program MBKM, Tingkatkan Relevansi Pendidikan Tinggi dengan Kebutuhan DUDI

- Senin, 20 Juni 2022 | 14:19 WIB
Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah III, Paristiyanti Nurwardani (SM/Prajtna Lydiasari)
Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah III, Paristiyanti Nurwardani (SM/Prajtna Lydiasari)

JAKARTA, suaramerdeka-jakarta.com - Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah III, Paristiyanti Nurwardani mengatakan bahwa salah satu bentuk Transformasi Pendidikan Tinggi adalah implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Sebab, menurutnya, program MBKM bertujuan untuk meningkatkan relevansi pendidikan tinggi dengan kebutuhan dunia usaha, dunia industri dan dunia kerja di tingkat nasional dan global pada era digital dan Industri 4.0.

"Selain itu, MBKM juga memberikan kesempatan kepada sivitas akademika untuk berperan secara proaktif, langsung dan aplikatif melalui Tridharma Perguruan Tinggi dan 8 IKU terhadap permasalahan yang terjadi di masyarakat," katanya saat acara wisuda Universitas Nasional, periode I tahun akademik 2021/2022 di JCC pada Minggu, 19 Juni 2022. 

Merdeka Belajar Kampus Merdeka, lanjut Paris, juga memberikan kesempatan bagi institusi pendidikan tinggi untuk lebih agile (lincah) dan adaptif menghadapi tantangan dan disrupsi.

Paris juga mengapresiasi Universitas Nasional yang telah berperan aktif dalam program MBKM dan berharap Universitas Nasional terus meningkatkan angka implementasi MBKM dan melaporkannya ke Pangkalan Data Pendidikan Tinggi sehingga capaiannya dapat dipantau oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui LLDikti Wilayah III.

Universitas Nasional sendiri masuk peringkat ketiga dalam implementasi program MBKM. Hal ini, dikarenakan banyaknya jumlah mahasiswa Unas yang mengikuti program MBKM dari pemerintah.***

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Terkini

X