Negara G20 Dukung Usulan Prioritas Indonesia di Sektor Pendidikan

- Kamis, 23 Juni 2022 | 21:56 WIB
Ketua Kelompok Kerja Pendidikan G20 Iwan Syahril (FMB9)
Ketua Kelompok Kerja Pendidikan G20 Iwan Syahril (FMB9)

"Kampus mengajar adalah yang paling populer. Mereka bisa mengajar di daerah-daerah yang betul-betul membutuhkan, daerah-daerah yang sulit. Nah golden fokusnya yakni di pendidikan dasar. Jadi ada SD dan SMP. Dan lagi fokus di literasi dan numerasi," terang Iwan.

Baca Juga: Makna dibalik KURBAN: Penghargaan Hak Asasi Manusia dan Revitalisasi Kebudayaan

Iwan menambahkan, pihaknya meyakini dengan menggerakan para mahasiswa untuk terjun langsung ke dunia kerja, mereka akan dapat menguasai soft skill yang tak mungkin mereka dapatkan di ruang kuliah.

Lebih lanjut, Iwan mengatakan presidensi G20 Indonesia 2022 merupakan sebuah momentum, khususnya di bidang pendidikan untuk menunjukan kepemimpinan Indonesia dalam memimpin dunia yang lebih tangguh untuk bisa pulih bersama-sama.

Iwan menyampaikan, semangat gotong royong yang diterapkan melalui kebijakan merdeka belajar, disambut baik oleh negara-negara G20.

Baca Juga: Ganjar Bacakan Rekomendasi Rakernas PDIP: Hak Prerogatif Ketum Megawati dalam Menentukan Capres

Sehingga, gotong royong yang merupakan bentuk kearifan lokal Indonesia, ternyata memampukan melompat lebih cepat dan menjadi inspirasi bagi negara-negara global.

"Sehingga gotong royong pun jadi kerangka pemulihan pendidikan dalam forum pendidikan di G20. Semoga kita bisa sukses di G20," ujarnya.***

 

 

Halaman:

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X