PILM Sleman Kembangkan Batik

- Rabu, 13 Juli 2022 | 16:21 WIB

SLEMAN,Suaramerdeka-jakarta.com-

Batik merupakan salah satu komoditas budaya unggulan dari Indonesia. Semua daerah di Tanah Air memiliki corak khas (motif) batik tertentu, termasuk di Kabupaten Sleman.

Membatik bahkan secara khusus sudah menjadi program pengembangan perpustakaan di seluruh kalurahan Sleman.
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengatakan apa yang dilakukan pihaknya semata-mata ingin mengangkat batik lokal agar dikenal secara global. “Kami meyakini kalau batik bisa membantu kesejahteraan masyarakat dan perekonomian masyarakat bergerak,” urai Kustini pada roadshow Peningkatan Indeks Literasi Masyarakat (PILM) di Kab. Sleman, Senin, (04/07/2022).

Baca Juga: Presiden Minggat Ke Maladewa, Sri Lanka Umumkan Status Darurat Nasional


Program Rintisan Kalurahan Gemar Membaca (RKGM) Kab. Sleman menitikberatkan, antara lain (1) setiap kalurahan memiliki pengelola perpustakaan, (2) mandiri dalam pengelolaan informasi di perpustakaan kalurahannya, (3) kebijakan-kebijakan lurah dan perangkatnya mendukung pengembangan perpustakaan,

(4) pengelolaan perpustakaan sesuai Standar Nasional Perpustakaan (SNP) Kelurahan, dan (5) mempunyai rintisan kegiatan pengembangan melalui membatik, mulai dari pelatihan hingga menentukan motif/corak.


Pentingnya keberadaan perpustakaan ditegaskan kembali oleh Kepala Perpustakaan Nasional Muhammad Syarif Bando bahwa sejatinya perpustakaan perlu dihadirkan di segala tingkatan masyarakat mengingat ilmu pengetahuan yang didapat dari bangku sekolah hanya sanggup memberikan kontribusi sebesar 10%.Sisanya berasal dari proses pengalaman mau pun berlatih keterampilan.

Baca Juga: Seni Bersabar ala Jemaah Haji

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X