LSPR Adakan Diskusi Meja Bundar Indonesia-Jepang mengenai Penyandang Disabilitas Perkembangan

- Selasa, 2 Agustus 2022 | 14:40 WIB

 

JAKARTA,suaramerdeka-jakarta.com-,- Penyandang disabilitas perkembangan (persons with developmental disorders) kerap menghadapi beragam tantangan, diantaranya tingkat kualitas hidup yang kurang baik, masalah ekonomi serta rendahnya pemahaman untuk mengakses layanan Kesehatan serta fasilitas pendukung lainnya. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) di tahun 2020, terdapat 22.5 juta penyandang disabilitas di Indonesia.

Untuk mencari solusi atas permasalahan tersebut, kegiatan “Indonesia-Japan Roundtable Discussion on Developmental Disorder” bertujuan untuk meningkatkan pemahaman publik mengenai situasi tentang penyandang disabilitas perkembangan di Indonesia.

Baca Juga: Komnas HAM: Sambo Tidak Bersama Rombongan Istrinya dan Brigadir J serta Bharada E Saat Pulang Dari Magelang

Acara diskusi ini juga diselenggarakan untuk memperkuat hubungan kerjasama antara Indonesia dan Jepang, dengan berbagi pengalaman serta melakukan dialog dengan para perwakilan dari kedua negara.

Acara diskusi yang dilangsungkan pada 2 Agustus 2022 ini adalah bagian dari kolaborasi kegiatan riset internasional tentang disabilitas perkembangan (developmental disorder) di Asia Tenggara.

Kolaborasi ini dilakukan oleh the National Center for Persons with Severe Intellectual Disabilities, Nozominosono, Jepang dan LSPR Institute of Communication and Business of Indonesia, dengan dukungan dari the Economic Research Institute for ASEAN and East Asia (ERIA).

Baca Juga: Sekretariat Presiden Luncurkan Pendaftaran Undangan Upacara HUT ke-77 Kemerdekaan RIp

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Merajut Asa Pendidikan di Indonesia Timur

Senin, 26 September 2022 | 15:04 WIB

359 Pelajar Ikuti Kompetisi Roket Air Regional 2022

Minggu, 25 September 2022 | 19:06 WIB

Program Sekolah Swasta Gratis Diharap Terus Berjalan

Minggu, 18 September 2022 | 20:31 WIB
X