LLDikti Wilayah III Jakarta Luncurkan Program PMM PKBN

- Jumat, 12 Agustus 2022 | 16:53 WIB
Sinergitas antara Ditjen Diktiristek, LLDikti Wilayah III, dan Badiklat Kemhan (SM/Dok)
Sinergitas antara Ditjen Diktiristek, LLDikti Wilayah III, dan Badiklat Kemhan (SM/Dok)

JAKARTA, suaramerdeka-jakarta.com - Kebijakan Kampus Merdeka yang digagas oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) terus mendorong indikator kinerja perguruan tinggi dalam rangka memajukan sistem pendidikan di tanah air.

Salah satu upayanya adalah dengan melakukan program pertukaran mahasiswa antar perguruan tinggi. Di mana, dengan program ini, diharapkan akan menambah wawasan dosen dan mahasiswa tentang semangat kebhinekaan dengan jalinan kerja sama serta konsorsium antar perguruan tinggi.

Dalam pemulihan pasca pandemi di sektor pendidikan saat ini, bangsa Indonesia
sedang berjuang di tengah era kemajuan teknologi dan informasi. Begitu juga rasa
cinta tanah air, nasionalisme, dan bela negara yang terus ditingkatkan, karena tantangan yang dihadapi oleh generasi muda di Indonesia akan semakin kuat.

Wujud konkret bela negara senantiasa ditumbuhkan melalui berbagai kegiatan, mulai dari kegiatan sehari-hari, belajar, membantu sesama manusia, hingga pekerjaan yang ditekuni demi menjaga keamanan lingkungan serta membangun Indonesia yang lebih baik lagi.

"Mari kita bentuk rasa bela negara ini dengan meningkatkan rasa kegotongroyongan di lingkungan kita sendiri, yaitu pendidikan tinggi," ujar Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah III, Paristiyanti Nurwardani.

Semangat bela negara tersebut juga tertuang melalui Kesepakatan Bersama Kementerian Pertahanan Nomor Mou/2/M//V/2021 dengan Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi No. II/V/NK/2021 tanggal 07 Mei 2021.

Komitmen tersebut kemudian di implementasikan LLDikti Wilayah III, yang merupakan satuan kerja Kemendikbudristek dengan menginisasi Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka dengan muatan Pembinaan Kesadaran Bela Negara (PMM PKBN) melalui berbagai jalur profesi.

"Kegiatan PMM PKBN ini akan memfasilitasi mahasiswa lewat lima modul pelatihan, antara lain artificial intellegence, data science, cyber security, communication specialist, dan web programming, langsung akan difasilitasi oleh para dosen-dosen yang telah dilatih menjadi fasilitator," tuturnya.

Selanjutnya, akan dilaksanakan di berbagai perguruan tinggi expert di modul-modul yang ditawarkan, yaitu Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta, Universitas Bina Nusantara, Universitas Bina Nusantara, Universitas Kristen Krida Wacana, Universitas Bina Sarana Informatika, serta Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR.***

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Terkini

Mengenal 5 Prodi Andalan BRI Institute

Jumat, 2 September 2022 | 17:32 WIB
X