85 Pekerja Migran Indonesia di Malaysia Berhasil Lulus Gelar Sarjana dari UT

- Minggu, 28 Agustus 2022 | 17:39 WIB
Kegiatan Wisuda bagi lulusan UT yang berada di Kuala  Lumpur, pada Minggu 28 Agustus 2022 (SM/Prajtna Lydiasari)
Kegiatan Wisuda bagi lulusan UT yang berada di Kuala Lumpur, pada Minggu 28 Agustus 2022 (SM/Prajtna Lydiasari)

JAKARTA, suaramerdeka-jakarta.com - Pusat Pengelolaan Mahasiswa Luar Negeri (PPMLN) Universitas Terbuka (UT), kembali menyelenggarakan kegiatan wisuda bagi lulusan UT yang berada di Kuala Lumpur, pada Minggu 28 Agustus 2022. Sebanyak 85 orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Malaysia berhasil lulus dan memperoleh gelar sarjana dari Universitas Terbuka.

Dari 85 orang tersebut, berasal dari Pokjar Kuala Lumpur 60 orang, Pokjar UT Johor 13 orang, serta Pokjar UT Penang 12 orang, dan semuanya adalah PMI yang bekerja sambil kuliah di UT.

"Dengan gelar sarjana ini, saudara mengemban tanggung jawab baru memberikan sumbangsih nyata pada masyarakat dan juga bangsa Indonesia," ujar Wakil Rektor Bidang Pengembangan Institusi dan Kerjasam UT, Rahmat Budiman dalam sambutannya pada Minggu, 28 Agustus 2022.

Selama ini ada mitos yang meragukan dan mempertanyakan apa mungkin bisa menyelesaikan kuliah ditengah kesibukan bekerja di luar negeri. Namun, mitos tersebut telah terbantahkan dan dibuktikan oleh 85 orang PMI di Malaysia.

"Dulu mungkin para PMI yang bekerja di berbagai negara merasa imposible untuk bisa kuliah sambil kerja, tapi 85 orang wisudawan hari ini telah membuktikan apa yang dulu dipikir imposible bisa menjadi possible," tuturnya.

Rahmat menjelaskan berbagai inovasi dan terobosan terus dilakukan agar kualitas dan kewibawaan akademik UT tetap berdiri tegak. Salah satu layanan bantuan belajar yang disediakan UT dan diminati mahasiswa saat pandemi adalah Tutorial Webinar (Tuweb).

"Tuweb ini melengkapi layanan tutorial online secara asynchronous yang sudah lama diikuti mahasiswa UT," pungkasnya.

Selain itu, dalam hal pengukuran hasil belajar, UT juga mendesain ujian dengan take home exam (THE), yang dapat dilaksanakan di seluruh wilayah Indonesia dan di luar negeri. Terobosan terkini, UT telah mengembangkan Sistem Ujian Online (SUO) yang dilengkapi dengan online proctoring.

Sistem ujian ini semakin mempermudah mahasiswa UT yang berada diberbagai negara dalam mengikuti ujian.

"Dulu, mahasiswa UT di luar negeri harus datang ke kantor KBRI, KJRI dan tempat-tempat yang ditentukan, tetapi saat ini, mahasiswa bisa mengikuti ujian dari rumah atau tempat kerja masing-masing," terangnya.

Rahmat mengatakan ke depan, UT berharap semakin banyak PMI di luar negeri yang melanjutkan pendidikan tinggi. Saat ini, mahasiswa UT di Malaysia sebanyak 2.328 orang.

Halaman:

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Terkini

Gandeng IKCS, President University Gelar Korea Edufair

Selasa, 8 November 2022 | 19:18 WIB
X