Pemerhati Pendidikan Ingatkan DPR Hentikan Proses Pembahasan RUU Sisdiknas

- Rabu, 7 September 2022 | 09:08 WIB
Pemerhati pendidikan VOX Populi Institute Indonesia, Indra Charismiadji (suaramerdeka/Prajtna Lydiasari)
Pemerhati pendidikan VOX Populi Institute Indonesia, Indra Charismiadji (suaramerdeka/Prajtna Lydiasari)

JAKARTA, suaramerdeka-jakarta.com - Pemerhati pendidikan, Indra Charismiadji mengingatkan agar Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menghentikan seluruh proses pembahasan Rancangan Undang-undang tentang Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas).

"RUU ini cacat secara hukum dan banyak sekali pasal siluman yang menghilangkan prinsip-prinsip kehidupan berbangsa dan bernegara. Jika diundangkan RUU ini sangat berbahaya dan bisa mengoyak sendi-sendi kehidupan berbangsa secara nasional," ingatnya di Jakarta pada Rabu, 7 September 2022.

Untuk itu, Indra yang juga sebagai Direktur Vox Populi Institut meminta Presiden Joko
Widodo menarik kembali RUU Sisdiknas yang telah diajukan ke Badan Legislasi (Baleg) DPR RI. Menurutnya, hilangnya tanggung jawab negara ini sangat berisiko terhadap posisi Presiden sebagai pengemban UUD 1945.

"Jika tanggung jawab ini dihilangkan, Presiden yang harus bertanggung jawab secara hukum dan politik kepada rakyat melalui Majelis Permusyawaratan Rakyat," tuturnya.

Indra menjelaskan bahwa banyak hal di RUU Sisdiknas yang mengganggu prinsip dasar kehidupan berbangsa dan bernegara. Termasuk hilangnya dan tidak dicantumkannya nilai-nilai luhur Pancasila dalam membangun profil Pelajar Pancasila.***

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Terkini

X