Menampik Asumsi dan Melahirkan Solusi Via Konferensi Pendidikan di Timur Indonesia

- Rabu, 21 September 2022 | 10:30 WIB
Indonesia Mengajar ikut bekerja bersama penggerak pendidikan dan mendapat berbagai cerita yang menampik asumsi akan Timur Indonesia. (Foto: Dok Indonesia Mengajar)
Indonesia Mengajar ikut bekerja bersama penggerak pendidikan dan mendapat berbagai cerita yang menampik asumsi akan Timur Indonesia. (Foto: Dok Indonesia Mengajar)

 

JAKARTA,suaramerdeka-jakarta.com- Terhitung sejak tahun 2010, Indonesia Mengajar hadir melalui genggaman tangan dan jejak langkah Pengajar Muda yang datang sillh berganti di wilayah Timur Indonesia.

Selama 12 tahun perjalanan, Indonesia Mengajar telah menyaksikan potret-potret perjuangan yang diinisiasi dan digaungkan oleh para penggerak pendidikan di Timur Indonesia.

Indonesia Mengajar ikut bekerja bersama penggerak pendidikan dan mendapat berbagai cerita yang menampik asumsi akan Timur Indonesia.

Meski tak bisa dibenarkan (terlebih lagi dinormalisasi), kemunculan asumsi-asumsi miring tentang Timur Indonesia dihadirkan melalui pemberitaan tentang perspektif yang cenderung negatif: intoleran, serba kekurangan, bahkan rentan terhadap kekerasan.

Baca Juga: Dukung Kebangkitan Musik Indonesia, Siminvest Gelar Sarinah Jazz Night

Kenyataannya, kondisi yang terjadi di lapangan tidak selalu sesuai dengan asumsi-asumsi yang disebarluaskan. Sejauh ini, langkah paling ideal untuk bisa memahami Timur Indonesia memang dengan menginjakkan kaki di sana dan secara langsung "mengalaminya".

"Indonesia Mengajar kali ini melakukan langkah sebaliknya: Menghadirkan masyarakat dari berbagai wilayah Timur Indonesia untuk kemudian mendengarkan cerita dan berdiskusi secara langsung dengan mereka melalui Konferensi: Pendidikan di Timur Indonesia.” ujar Hikmat Hardono selaku Ketua Yayasan Gerakan Indonesia Mengajar pada selasa (20/9).

Konferensi: Pendidikan di Timur Indonesia dikemas dalam sajian berbagai ruang untuk wahana interaksi dan diskusi.

Menghadirkan berbagai pembicara secara langsung yang mengalami dan menyelami bagaimana sesungguhnya pendidikan kita di Timur Indonesia.

Pembicara ini menuturkan fakta-fakta, membagikan potret-potret perjuangan di daerah, mengajak seluruh peserta untuk bersama-sama menyelami realita.

Halaman:

Editor: Arief Sinaga

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Merajut Asa Pendidikan di Indonesia Timur

Senin, 26 September 2022 | 15:04 WIB

359 Pelajar Ikuti Kompetisi Roket Air Regional 2022

Minggu, 25 September 2022 | 19:06 WIB

Program Sekolah Swasta Gratis Diharap Terus Berjalan

Minggu, 18 September 2022 | 20:31 WIB
X