Kemenkominfo Berikan Edukasi Literasi Digital kepada Mahasiswa Baru UNBI

- Rabu, 5 Oktober 2022 | 19:34 WIB
 (SM/Dok)
(SM/Dok)

JAKARTA, suaramerdeka-jakarta.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemenkominfo) berkolaborasi dengan Universitas Bali Internasional (UNBI) menyelenggarakan kuliah umum literasi digital dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) yang bertema “PELITA 2022” beberapa waktu lalu, sebagai salah satu kegiatan literasi digital di sektor pendidikan tingkat perguruan tinggi.

Tujuan utama penyelenggaraan kegiatan ini adalah untuk memberikan edukasi mengenai literasi digital kepada mahasiswa baru agar dapat memaksimalkan pemanfaatan dari internet secara cerdas, positif, kreatif dan produktif serta berkarakter sehingga dapat meminimalisir dampak negatif internet.

Kegiatan ini diikuti oleh total 400 peserta yang terdiri dari mahasiswa baru, dosen dan tenaga kependidikan dilaksanakan di Aula Universitas Bali Internasional, Kota Denpasar, Bali.

Rektor UNBI yang diwakilkan oleh Ketua Yayasan Anugrah Husada Bali Indonesia, I Nyoman Gede Astina, sangat menyambut baik pelaksanaan kuliah umum dan mengucapkan selamat kepada para mahasiswa baru yang telah mengikuti rangkaian PKKMB 2022.

"Tema PELITA pada PKKMB 2022 merupakan kepanjangan dari Pembelajar, Elegan, Lincah, Inspiratif, Tangguh, dan Hadir," ujarnya melalui keterangan tertulis pada Rabu, 5 Oktober 2022.

Tema tersebut, lanjut I Nyoman Gede Astina, merupakan sebuah harapan agar mahasiswa dan mahasiswi UNBI menjadi pembelajar yang beretika, mampu mendapatkan peluang-peluang di luar kampus dan menjadi inspirasi bagi sekitar.

Direktur Pemberdayaan Informatika Kemenkominfo, Bonifasius Wahyu Pudjianto menyampaikan bagaimana seharusnya masyarakat informasi memanfaatkan teknologi yang tersedia pada saat ini.

"Di era global ini, kita sebagai masyarakat informasi jangan sampai terkena informasi yang salah, saring sebelum sharing, jangan terprovokasi, dan jangan terbawa oleh fenomena post-truth." tegas Bonifasius.

Bonifasius menjelaskan bahwa selain melakukan literasi digital kepada masyarakat, pemerintah juga melakukan pembangunan infrastruktur digital agar terjadi pemerataan akses digital, diantaranya dengan meluncurkan Satelit Republik Indonesia (SATRIA) pada tahun 2023.

"Pemerintah akan meluncurkan satelit satria di tahun 2023 sehingga diharapkan saudara-saudara di luar pulau Jawa khususnya di bagian pelosok timur dapat memanfaatkan internetnya dengan satelit satria," jelasnya.

Sementara Nyoman Trisna Aryanata, Dosen Program Studi Psikologi, Universitas Bali Internasional mengatakan kepada mahasiswa baru bahwa banyak peluang yang bisa dapatkan di luar kampus, dengan mengasah soft skill dari kegiatan-kegiatan yang ada di kampus.

Kemenkominfo akan berkolaborasi dengan pemerintah Provinsi Bali dan UNBI untuk melanjutkan sosialisasi literasi digital bagi Desa Adat di Bali dalam program Kedaireka Kemendikbudristek pada bulan Oktober dengan total target 1500 masyarakat yang terliterasi digital.

Kegiatan kuliah umum literasi digital sektor pendidikan tingkat perguruan tinggi melalui
kegiatan PKKBM merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam program Indonesia Makin Cakap Digital yang diinisiasi oleh Kemenkominfo.

"Program ini dilaksanakan dengan memberikan literasi mengenai teknologi digital melalui sektor pendidikan," tambah Bonifasius.***

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Terkini

Gandeng IKCS, President University Gelar Korea Edufair

Selasa, 8 November 2022 | 19:18 WIB
X