Rektor Universitas Terbuka Tegaskan Tidak Ada Kenaikan UKT

- Senin, 21 November 2022 | 20:33 WIB
Walikota Madiun, H. Maidi bersama Rektor Universitas Terbuka (UT), Ojat Darojat  (SM/Prajtna Lydiasari)
Walikota Madiun, H. Maidi bersama Rektor Universitas Terbuka (UT), Ojat Darojat (SM/Prajtna Lydiasari)

TANGSEL, suaramerdeka-jakarta.com - Rektor Universitas Terbuka (UT), Ojat Darojat menegaskan tidak ada kenaikan uang kuliah tunggal (UKT). Hal ini, sebagai komitmen UT untuk memberikan akses pendidikan yang terjangkau dan luas kepada masyarakat.

Seperti diketahui bahwa UT telah ditetapkan naik status dari Badan Layanan Umum (BLU) menjadi perguruan tinggi negeri berbadan hukum (PTN BH). Dengan adanya perubahan tersebut, ada kekhawatiran UKT akan naik.

"Karena sering beredar di masyarakat di mana, saat perguruan tinggi naik statusnya menjadi PTN BH ada kekhawatiran UKT naik. Namun, sekali lagi saya tegaskan bahwa tidak ada kenaikan UKT," tegasnya dalam sambutan pelaksanaan Seminar Wisuda Periode I Tahun Akademik 2022/2023 di UTCC, Tangsel pada Senin, 21 November 2022.

Pemerintah, lanjut Ojat, memberikan mandat untuk menyediakan biaya kuliah yang terjangkau, mengakomodir orang-orang yang bekerja dan lonjakan lulus SLTA yang tidak tertampung di perguruan tinggi negeri (PTN) harus dicari solusinya.

"Saat ini, biaya kuliah di UT dihitung untuk setiap SKS yang diambil. Harganya berkisar Rp 35 ribuan sampai Rp 60 ribuan per SKS," bebernya.

Menurutnya, biaya kuliah di UT memang sangat terjangkau, tetapi kualitas tetap nomor satu. Selain itu, UT harus memberikan keberpihakan kepada masyarakat tidak mampu.***

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Terkini

Pancasila Membumi di Universitas Pancasila

Selasa, 31 Januari 2023 | 16:16 WIB

SNPMB Cukup Mendaftar dan Laksanakan Tes Sekali

Rabu, 11 Januari 2023 | 14:50 WIB
X