Undangan Liga Muslim Dunia Tanda Penghormatan

- Jumat, 3 Juni 2022 | 08:42 WIB
Ketua DPR RI Puan Maharani tengah berbincang dengan Direktur Utama Pameran dan Museum Internasional Sejarah Nabi Muhammad SAW dan Peradaban Islam Syaikh Dr. Yahya Atiyah Al-Kinany di Madinah. (Dok. Media Ketua DPR RI) (Saktia Andri Susilo)
Ketua DPR RI Puan Maharani tengah berbincang dengan Direktur Utama Pameran dan Museum Internasional Sejarah Nabi Muhammad SAW dan Peradaban Islam Syaikh Dr. Yahya Atiyah Al-Kinany di Madinah. (Dok. Media Ketua DPR RI) (Saktia Andri Susilo)

JAKARTA, suaramerdeka-jakarta.com – Undangan Liga Muslim Dunia kepada Ketua DPR RI Puan Maharani untuk mengunjungi Museum Internasional Sejarah Nabi Muhammad SAW dan Peradaban Islam di Madinah, Arab Saudi beberapa waktu lalu, dinilai sarat dengan makna. Selain itu, undangan tersebut sebagai penghargaan kepada Puan sebagai salah satu pemimpin perempuan dunia.

“Undangan tersebut adalah penghormatan dan sekaligus pengakuan terhadap Puan sebagai pemimpin bangsa,” kata Pengurus Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU), KH. Marzuki Wahid, Kamis (2/6).

Menurutnya, dengan adanya undangan itu, bangsa Indonesia perlu merasa bangga. Karena hal tersebut juga merupakan penghargaan bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Saya mengapresiasi langkah Puan yang tetap melakukan diplomasi DPR, di sela-sela melakukan ibadah umrah. Apalagi pertemuannya dengan Liga Muslim Dunia merupakan dorongan agar pembangunan Museum Internasional Sejarah Nabi Muhammad SAW dan Peradaban Islam di Indonesia bisa segera selesai,” ujarnya.

Dia menambahkan, langkah Puan tersebut sangat tepat dan penting. Tidak hanya memenuhi kebutuhan spiritual pribadi belaka, tetapi juga menyelami dan menghayati kebutuhan masyarakat Muslim Indonesia, yang merupakan jumlah Muslim terbesar di dunia.

“Ini adalah diplomasi spiritual yang sangat menyentuh. Saya sangat mengapresiasi langkah Ketua DPR RI. Karena di sela-sela rangkaian ibadah umrahnya, beliau menyempatkan diri untuk memenuhi undangan mengunjungi Museum Nabi Muhammad SAW di Madinah,” tandasnya.

Empati
Dikatakan, Puan telah menunjukkan empati terhadap harapan umat Muslim di Indonesia mengenai kebutuhan fasilitas spiritual. Dia menganggap, empati spiritual sangat diperlukan.

“Hal itu mengingat Indonesia merupakan negara yang masyarakatnya sangat menjunjung tinggi nilai-nilai keagamaan. Bukan karena kepentingan politik, tetapi pemenuhan hak dasar masyarakat. Dalam hal ini adalah hak spiritual masyarakat dalam beragama,” tegasnya.

Rektor Institut Studi Islam Fahmina (ISIF) Cirebon itu menilai, langkah yang dilakukan Puan penting ditiru pemimpin bangsa lain. Sebab, dalam keadaan apapun dan dimanapun, seorang pemimpin harus menyelami dan menghayati kebutuhan bangsa.

Halaman:

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Terkini

Lebaran Idul Adha 1443 H Jatuh pada 10 Juli 2022

Kamis, 30 Juni 2022 | 06:20 WIB
X