Sepuluh Kapal Perintis di Papua Lakukan Penyesuaian Trayek Guna Dukung Kegiatan Keagamaan

- Minggu, 26 Juni 2022 | 22:56 WIB
Sepuluh Kapal Perintis di Papua Lakukan Penyesuaian Trayek
Sepuluh Kapal Perintis di Papua Lakukan Penyesuaian Trayek



PAPUA,suaramerdeka-Jakarta - Untuk mendukung puncak kegiatan keagamaan di Kabupaten Waropen Papua, PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) mengerahkan 10 armada kapal perintis yang melalui delapan wilayah Papua. Ribuan peserta tiba di Pelabuhan Waren, Kabupaten Waropen, Papua, Minggu (26/6) untuk menghadiri rangkaian kegiatan yang akan dimulai Senin (27/6) ini.

Sebelum Sidang Sinode sebagai puncak kegiatan, Gereja Pantekosta di Indonesia (GPDI) akan menyelenggarakan serangkaian kegiatan, antara lain Youth Camp Gereja Pantekosta setanah Papua pada 27 Juni hingga 1 Juli, diikuti kegiatan Camping Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh di Jayapura (1-12 Juli), dan pada puncaknya, Sidang Sinode pada 18 hingga 24 Juli di Kabupaten Waropen.

Direktur Usaha Angkutan Penumpang PT PELNI Yahya Kuncoro mengatakan bahwa dukungan PT PELNI atas penyelenggaraan acara oleh GPDI tidak lepas dari dukungan Pemerintah melalui penugasan. Dengan memberikan dukungan kepada masyarakat Papua atas acara GPDI, diharapkan masyarakat Papua khususnya dapat merasakan peran langsung Kapal Perintis dalam memenuhi kebutuhan transportasi masyarakat kepulauan.

Baca Juga: PT Bandara Internasional Batam Resmi Kelola Bandara Hang Nadim Batam

"Untuk mendukung kelancaraan kegiatan keagamaan oleh GPDI, kami menyesuaikan pola trayek 10 kapal perintis untuk memastikan ribuan peserta tiba di Pelabuhan Waren pada 26 dan 27 Juni ini. Kami berharap seluruh kegiatan dapat berjalan dengan lancar, dan masyarakat Papua semakin merasakan manfaat nyata dari kehadiran Kapal Perintis di wilayah Papua," ujar Yahya.

Untuk seluruh rangkaian kegiatan tersebut, diperkirakan terdapat 10.000 orang peserta yang diangkut oleh 10 kapal perintis yang dioperatori PELNI. Wilayah dan kapal perintis yang mengalami penyesuaian trayek selama kegiatan GPDI antara lain Jayapura, dimana terdapat empat kapal, yaitu KM Sabuk Nusantara atau KM Sanus 81, KM Sanus 58, KM Sanus 96, dan KM Sanus 98. Empat wilayah lainnya berturut-turut yaitu Serui (KM Sanus 81 dan KM Sanus 98); Sarmi (KM Sanus 58); Biak (KM Sanus 94); Sorong dan Manokwari (KM Sanus 112); dan Wasior dan Nabire (KM Sanus 63).

"Seluruh kapal tersebut juga akan membawa pulang para peserta ke wilayah asal setelah acara usai awal Juli mendatang. Kami juga menyiapkan dua unit armada cadangan bila sewaktu-waktu dibutuhkan demi kelancaran acara," tambah Yahya.

Baca Juga: Viral Kerap Fals Saat Live! Keisya Levronka: Aku Enggak Down, Malah Senang Dikasih Kritik dan Saran

Pelabuhan Waren di Kabupaten Waropen, Papua sendiri sudah memiliki dermaga beton yang memadai untuk tempat bersandar Kapal Perintis. Secara umum, Pelabuhan Waren memiliki panjang dermaga mencapai 100 meter dan lebar 8 meter.

PELNI sebagai Perusahaan Badan Usaha Milik Negara yang bergerak pada bidang transportasi laut saat ini mengoperasikan 26 Kapal Penumpang dan menyinggahi 76 pelabuhan serta melayani 1.058 ruas.

Selain angkutan penumpang, PELNI juga melayani 44 trayek kapal perintis yang menjadi sarana aksesibilitas bagi mobilitas penduduk di daerah tertinggal, terpencil, terluar dan perbatasan (3TP) di mana Kapal Perintis menyinggahi 281 pelabuhan dengan total 3.695 ruas. PELNI juga mengoperasikan sebanyak 16 Kapal Rede. Untuk pelayanan bisnis logistik, saat ini PELNI mengoperasikan 10 trayek Tol Laut serta satu trayek khusus untuk angkutan ternak.

Baca Juga: Seluruh Fraksi Sepakat RUU KIA Cepat Rampung

***

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X