Hukum Merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW, Ini Penjelasannya

- Sabtu, 8 Oktober 2022 | 12:23 WIB
Maulid Nabi Muhammad SAW adalah momen peringatan hari kelahiran Nabi yang jatuh pada 12 Rabiul Awal di Tahun Gajah (Foto ilustrasi: Pexels.com)
Maulid Nabi Muhammad SAW adalah momen peringatan hari kelahiran Nabi yang jatuh pada 12 Rabiul Awal di Tahun Gajah (Foto ilustrasi: Pexels.com)

JAKARTA,suaramerdeka-jakarta.com-
Bagaimana hukum merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW? Mengingat momen tersebut diperingati setiap tahun oleh umat Islam.

Maulid Nabi Muhammad SAW adalah momen peringatan hari kelahiran Nabi yang jatuh pada 12 Rabiul Awal di Tahun Gajah.

Rabiul Awal merupakan bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW yang penuh berkah, dan sesuai perintah Allah SWT yang telah mengutusnya sebagai rahmat bagi alam semesta.

Rahmat berarti karunia dari Allah SWT kepada seluruh makhluk di alam semesta. Hal ini tertulis dalam surat Al-Anbiya ayat 107.

Baca Juga: 15 Ucapan Maulid Nabi 2022 Untuk Keluarga dan Sahabat Tercinta

"Dan tidaklah kami mengutus engkau (Muhammad) melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam."

Nabi Muhammad SAW adalah sosok teladan sehingga wajar banyak umat Islam ikut berbahagia memperingati kelahirannya dan menyanjung beliau untuk mendapat syafaat.

"Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan kedatangan hari kiamat, dan dia banyak menyebut Allah," firman Allah dalam surat Al-Ahzab ayat 21.

Hukum Merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW

Halaman:

Editor: Arief Sinaga

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Masjid Sheikh Zayed Simbol Persaudaraan Antar-Bangsa

Sabtu, 19 November 2022 | 15:07 WIB

Umat Islam Harus Teladani Kehidupan Rasulullah SAW

Kamis, 13 Oktober 2022 | 16:32 WIB
X