Waspadai Perang Tarif di Telko

- Rabu, 23 Februari 2022 | 15:25 WIB

 

Oleh:MS Hendrowijono

PERKEMBANGAN teknologi telah mentransformasi industri telekomunikasi di dunia. Pergeseran telekomunikasi legacy (voice dan SMS) menjadi telekomunikasi berbasiskan data didukung perkembangan internet yang begitu massif. 

Ketersediaan infrastruktur dan akses telekomunikasi mendorong pertumbuhan penggunaan internet melalui akses wireless meningkat pesat. 

Pertumbuhan trafik penggunaan data  di Indonesia meningkat setiap tahunnya. Hanya saja peningkatan trafik data tidak berbanding lurus dengan peningkatan pendapatan operator telekomunikasi.

Baca Juga: Erick Thohir: Pemberdayaan UMKM BRI Jadi Lokomotif Ekonomi Pro-Rakyat

Sektor jasa telekomunikasi berkontribusi terhadap PDB (produk domestik bruto) Indonesia sebagai penyumbang terbesar bagi pendapatan negara bukan pajak (PNBP) dari sektor Informasi dan Komunikasi. Melalui pembayaran Biaya Hak Penggunaan (BHP) Frekuensi, dan biaya-biaya lain. 

Akan tetapi, jika dilihat dari tren, sumbangan jasa telekomunikasi terhadap PDB Informasi dan 

Komunikasi mengalami penurunan. Industri telekomunikasi masih dihantui perang tarif yang membuat pendapatan operator sehingga kualitas layanan masyarakat tidak optimal. 

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Artikel Terkait

Terkini

Migrasi ke Era Digital dengan STB

Kamis, 26 Januari 2023 | 21:03 WIB

Aset Kripto Milik LINE, LINK, Bergabung dengan Huobi

Sabtu, 29 Oktober 2022 | 10:56 WIB

#IniWaktunyaKita, Semangat Tri untuk Generasi Z

Sabtu, 3 September 2022 | 18:51 WIB

Waspadai Perang Tarif di Telko

Rabu, 23 Februari 2022 | 15:25 WIB
X