Kementerian Kominfo Pastikan Indonesia Tak Tertinggal dalam Perkembangan Metaverse

- Rabu, 18 Mei 2022 | 23:57 WIB
Menkominfo Johnny G. Plate saat menyampaikan Keynote Speech Unpacking the Metaverse: Akselerasi Transformasi Digital dalam Menyambut Teknologi Masa Depan yang berlangsung di Grha Sabha Pramana Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, Rabu (18/05/2022). (Biro Humas Kementerian Kominfo)
Menkominfo Johnny G. Plate saat menyampaikan Keynote Speech Unpacking the Metaverse: Akselerasi Transformasi Digital dalam Menyambut Teknologi Masa Depan yang berlangsung di Grha Sabha Pramana Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, Rabu (18/05/2022). (Biro Humas Kementerian Kominfo)

YOGYAKARTA, suaramerdeka-jakarta.com – Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G Plate memastikan jika Indonesia tidak akan tertinggal dalam perkembangan teknologi telekomunikasi dan digital yang mendorong kehadiran teknologi baru seperti Metaverse.

Pasalnya, meski Metaverse saat ini makin menunjukkan signifikansi di dunia, namun Indonesia juga tidak tertinggal, dengan sudah adanya perusahaan yang mengembangkan teknologi Metaverse.

“Pada tahun 2026 mendatang, diprediksi bahwa seperempat penduduk dunia akan menghabiskan paling tidak satu jam per hari di metaverse. Hal tersebut didorong oleh pesatnya pengadopsian teknologi metaverse baik di tingkat global, regional, dan juga nasional,” paparnya saat menyampaikan Keynote Speech Unpacking the Metaverse: Akselerasi Transformasi Digital dalam Menyambut Teknologi Masa Depan yang berlangsung di Grha Sabha Pramana Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, Rabu (18/05/2022).

Menurut Menkominfo, negara-negara seperti Tiongkok, Korea Selatan, dan Barbados, telah mulai mengeksplorasi kebijakan pengembangan metaverse sebagai bagian integral dari negaranya. Sedangkan berdasar hasil studi Gartner tahun 2022, Korea Selatan telah membentuk “Metaverse Alliance” yang terdiri atas sektor industri dan akan membentuk “Metaverse Academy” di akhir tahun 2022.

Baca Juga: Dukung Adopsi Teknologi, Menkominfo: Pemerintah Bangun Infrastruktur Digital Indonesia

Selain itu, berbagai perusahaan teknologi global seperti Meta, Microsoft, Epic Games, dan Tencent, juga telah mengembangkan research and development, produk, dan lini bisnis yang berkaitan dengan metaverse.

“Beberapa negara di ASEAN seperti Vietnam, Singapura, dan Thailand, sudah mulai menggarap proyek Metaverse di negaranya. Di Vietnam, sebuah perusahaan game NFT meraih kapitalisasi pasar sebesar 8 Miliar Dolar Amerika Serikat pada proyek uang kripto terkait Metaverse,” jelas Menkominfo.

Indonesia, lanjut Menkominfo, juga tidak ketinggalan. Saat ini pengembangan kesiapan ekosistem metaverse juga terus didorong oleh berbagai pihak, termasuk oleh sektor swasta, seperti PT WIR Group yang bekerja sama dengan Meta.***

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Terkini

Asus Hadirkan PC Desktop Gaming Kelas Hardcore

Kamis, 29 September 2022 | 23:18 WIB

DPR Bangun PLTS Bagian Komitmen Selamatkan Bumi

Kamis, 29 September 2022 | 16:53 WIB

Magic Room, Fitur Unggulan Kulkas Dua Pintu AQUA Japan

Selasa, 27 September 2022 | 15:16 WIB
X