Pemerintah Berkomitmen Kuat Lindungi Data Pribadi Warga Negara

- Rabu, 1 Juni 2022 | 00:03 WIB
Menkominfo Johnny G. Plate usai menghadiri Asia Tech x Summit Singapore 2022: Technology, Society and The Role of Policy di Millenia, Singapura, Selasa (31/5).
Menkominfo Johnny G. Plate usai menghadiri Asia Tech x Summit Singapore 2022: Technology, Society and The Role of Policy di Millenia, Singapura, Selasa (31/5).

MILLENIA, suaramerdeka-jakarta.com - Pemerintah memiliki komitmen kuat dalam melindungi data pribadi warga negara. Langkah pencegahan jangka panjang melalui literasi digital, sementara dalam jangka pendek dengan penerapan regulasi.

“Kementerian Komunikasi dan Informatika mengambil kebijakan atau menyiapkan program yang dinamakan program literasi digital tingkat dasar melalui Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD),” kata Menkominfo Johnny G. Plate usai menghadiri Asia Tech x Summit Singapore 2022: Technology, Society and The Role of Policy di Millenia, Singapura, Selasa (31/5).

Menurutnya, pelaksanaan program GNLD tersebut menjangkau seluruh masyarakat Indonesia. Adapun pelatihan dilakukan dengan memberikan bekal empat kurikulum dasar yakni, digital skills, digital ethics, digital safety dan digital culture.

“Itu langkah-langkah yang diambil untuk jangka yang panjang, disamping tentu regulasi-regulasi yang kita siapkan. Namun untuk jangka yang pendek, kita harus mempunyai model, sistem dan pilihan teknologi enkripsi yang kuat,” ujarnya.

Mengenai regulasi, Menkominfo menegaskan pencegahan kebocoran data di Indonesia telah diatur melalui Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik. Selain itu, Peraturan Pemerintah Nomor 80 Tahun 2019 tentang Perdagangan Melalui Sistem Elektronik.

“PP 71 sudah mengatur bahwa yang bertanggung jawab terhadap data pribadi masyarakat adalah Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE). Baik itu PSE privat atau swasta maupun publik,” tandasnya.

Keamanan
Selain itu, upaya pencegahan kebocoran data dilakukan pula dengan memastikan keamanan teknologi, enkripsi, serta penyiapan talenta digital yang kompeten di bidang enkripsi. Juga tata kelola atau manajemen terkait dengan penggunaan dan menjaga ruang digital di Penyelenggara Sistem Elektronik dengan baik.

“Sehingga apabila terjadi serangan siber bisa diatasi. PSE sebagai perpanjangan tangan dari masyarakat yang memiliki posisi sebagai wali data atau pengelola data, harus memiliki tanggung jawab mencegah kebocoran data,” tegasnya.

Oleh karena itu, pemerintah rutin melakukan pendampingan teknis. Kepada PSE - baik privat maupun publik - ada pendapingan teknis. Pendampingan teknis itu dilakukan oleh BSSN (Badan Siber dan Sandi Negara) dan dari awal sudah ada pendampingan,” ucapnya.

Halaman:

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Terkini

Asus Hadirkan PC Desktop Gaming Kelas Hardcore

Kamis, 29 September 2022 | 23:18 WIB

DPR Bangun PLTS Bagian Komitmen Selamatkan Bumi

Kamis, 29 September 2022 | 16:53 WIB

Magic Room, Fitur Unggulan Kulkas Dua Pintu AQUA Japan

Selasa, 27 September 2022 | 15:16 WIB
X