Uni Eropa Bahas Peluang Investasi Infrastruktur Digital di Indonesia

- Selasa, 7 Juni 2022 | 23:32 WIB
Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate saat menerima kunjungan Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia Vincent Piket di Kantor Kementerian Kominfo, Jakarta, Selasa (7/6).
Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate saat menerima kunjungan Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia Vincent Piket di Kantor Kementerian Kominfo, Jakarta, Selasa (7/6).

JAKARTA, suaramerdeka-jakarta.com - Uni Eropa dan Indonesia membahas peluang investasi infrastruktur digital. Selain itu, kedua pihak juga mendiskusikan skema pembiayaan untuk investasi Indonesia dan General Data Protection Regulation (GDPR).

Uni Eropa punya sistem keuangan yang kuat dan mempunyai trade pembiayaan besar. Selain itu ingin diinvestasikan di Indonesia, khususnya di sektor digital,” kata Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate saat menerima kunjungan Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia Vincent Piket di Kantor Kementerian Kominfo, Jakarta Pusat, Selasa (7/6).

Menurutnya, investasi dari Uni Eropa di Indonesia dapat terwujud dengan beberapa prasyarat yang menjadi acuan pelaksanan regulasi yang berlaku di Indonesia. Prasyarat yang harus dijelaskan terkait dengan parameter-parameter menyangkut legislasi aturan mengenai data pribadi.

“Pengaturan di Uni Eropa cenderung sama dengan Indonesia. Kesamaan aturan yang berlaku di Indonesia dan Uni Eropa, akan berpeluang sebagai payung hukum untuk meningkatkan kerjasama ekonomi di bidang digital Indonesia,” ujarnya.

Dikatakan, aturan yang ada di Indonesia senafas dan sejalan dengan Uni Eropa. Yang memungkinkan sebagai payung hukum meningkatkan kerjasama ekonomi di bidang digital Indonesia

“Selain itu, peluang investasi dan kerja sama sangat terbuka. Hal itu karena jumlah penduduk yang memiliki daya beli tinggi,” tandasnya.

Dia menambahkan, Indonesia pasar yang besar dengan sekitar 272 juta penduduk. Selain itu merupakan bagian dari pasar ASEAN yang memiliki 600 juta penduduk.

“Demikian pula dengan Uni Eropa, dengan pasar 400 lebih juta penduduk dan daya beli yang tinggi. Dengan jumlah pasar yang besar, kerja sama antara Indonesia dan Uni Eropa perlu terus ditingkatkan dari waktu ke waktu,” tegasnya.

DEWG
Apalagi saat pandemi Covid-19 sudah menjadi lebih landai, justru diharapkan bisa ditingkatkan. Selain itu, Menkominfo dan Dubes Piket juga membahas kehadiran dan peran serta Uni Eropa dalam Digital Economy Working Group (DEWG) Presidensi G20 Indonesia.

Halaman:

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Terkini

HUAWEI Service Carnival 2022 Diperpanjang

Kamis, 28 Juli 2022 | 09:40 WIB

Indonesia Butuh SDM Teknologi Informasi

Jumat, 22 Juli 2022 | 15:12 WIB
X