Indonesia Butuh SDM Teknologi Informasi

- Jumat, 22 Juli 2022 | 15:12 WIB
Indonesia Butuh SDM Teknologi Informasi
Indonesia Butuh SDM Teknologi Informasi



JAKARTA.suaramerdeka.Jakarta.com--Saat ini kita hidup di zaman modernisasi, yang dalam ilmu sosial merupakan kehidupan yang kurang maju menjadi kehidupan yang lebih maju. Dalam zaman ini, semua memiliki banyak harapan yang lebih agar kehidupan kita menjadi lebih baik dan nyaman, baik di lingkungan keluarga maupun lingkungan masyarakat.

Dalam dunia modern ini, sebagian besar masyarakat sangat tergantung kepada teknologi, salah satunya adalah Handphone.  Data Kemenkominfo terbaru di tahun 2021 mencatat sebanyak 89% dari seluruh masyarakat Indonesia menggunakan Handphone sebagai kebutuhan sehari-harinya.

Selain itu, masyarakat Indonesia belum sepenuhnya mengenal lebih dalam mengenai teknologi. Ini sangat wajar karena Indonesia masih dalam proses menuju zaman modernisasi atau bisa kita sebut era digital.

Baca Juga: Lagi, Aldila Menapakkan Kaki ke Final Hamburg European Open 2022

Demikian disampaikan Budi Nugraha, Dosen Universitas Muhammadiyah Tangerang dan Jurnalis Senior pada Webinar Ngobrol Bareng Legislator dengan tema 'Indonesia Menuju Era Digitalisasi,' Rabu, 20 Juni 2022.

Tampil sebagai pembicara Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PDI-P Mayjen TNI Mar (Purn) Sturman Panjaitan, Dirjen Aptika Kemkominfo Semuel A. Pangerapan, BSc dan Gembala Sidang GPT. Cross World Batam Pendeta Ir. Joni Warsito, M.A., M.Pd. CBC.

Budi menjelaskan Indonesia memiliki perusahaan negara yang bergerak di bidang jasa layanan teknologi informasi dan komunikasi serta jaringan telekomunikasi, yaitu PT. Telkom Indonesia. Diluar BUMN,  masih ada perusahaan negara lain yang memproduksi telekomunikasi baik hardware atau software. "Keberadaan perusahaan-perusahaan tersebut semakin mendorong terciptanya digitalisasi di tanah air," katanya. 

Baca Juga: Usai Nikita Mirzani Ditangkap Polisi, Netizen: Semoga Tidak Kebal Hukum



Dengan adanya perusahaan BUMN maupun swasta dengan teknologi impian ini tentunya Indonesia memiliki kesiapan yang lebih baik dalam rangka menuju era digital, sehingga nantinya masyarakat Indonesia menjadi paham lebih dalam mengenai teknologi. Teknologi ini juga dapat membantu dalam pekerjaan dan hal lainnya agar menjadi lebih cepat dan mudah.

Gembala Sidang GPT. Cross World Batam Pendeta Ir. Joni Warsito, M.A., M.Pd. CBC mengatakan, penggunaan teknologi digital untuk mengubah sebuah model bisnis dan menyediakan pendapatan baru dan peluang-peluang nilai yang menghasilkan ATAU ini adalah sebuah proses perpindahan ke bisnis digital.

Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PDI-P Mayjen TNI Mar (Purn) Sturman Panjaitan menambahkan Indonesia harus ikut era digitalisasi kalau ingin maju seperti negara-negara maju lainnya karena tidak ada negara satu pun di dunia yang tidak mengikuti era digitalisasi untuk bisa maju.

Baca Juga: Pecah Rekor, Penjualan Mesin Potong Rumput Honda Capai Angka Tertinggi

Namun, katanya, Indonesia membutuhkan sumber daya manusia. "Presiden pernah mengatakan jika Indonesia membutuhkan SDM-SDM teknologi informasi yang handal. Bahkan dalam beberapa tahun ke depan, Indonesia butuh 15 juta tenaga-tenaga ahli teknologi informasi," pungkasnya.

***

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Penjualan Perdana POCO C40 #SiPalingSejutaan Ludes

Kamis, 15 September 2022 | 08:45 WIB

5 Cara Bikin Puas Streaming Film dan Series

Senin, 12 September 2022 | 20:03 WIB

HUAWEI Service Carnival 2022 Diperpanjang

Kamis, 28 Juli 2022 | 09:40 WIB

Indonesia Butuh SDM Teknologi Informasi

Jumat, 22 Juli 2022 | 15:12 WIB
X