Catut Logo dan Konten Vidio Secara Ilegal, Vidio Memperkarakan Pidana Penyedia STB Welhome

- Jumat, 23 September 2022 | 12:11 WIB
Produk STB Welhome yang mencatut logo dan konten Vidio secara ilegal, dapat ditemukan dengan mudah di toko-toko elektronik maupun platform e-commerce (Dok: Vidio)
Produk STB Welhome yang mencatut logo dan konten Vidio secara ilegal, dapat ditemukan dengan mudah di toko-toko elektronik maupun platform e-commerce (Dok: Vidio)

TANGERANG, suaramerdeka-jakarta.com - PT Vidio Dot Com selaku operator dan pemilik platform Over the Top Vidio, kembali menyatakan perang terhadap para pelaku pembajakan. Bagi mereka yang terbukti telah melakukan pelanggaran hukum tersebut, Vidio tidak segan untuk mengambil langkah-langkah pidana.

Bukti komitmen nyata Vidio dalam memberantas tindakan ilegal ini salah satunya adalah dengan melaporkan penyedia Set Top Box (STB) dengan merek dagang “Welhome” kepada Kepolisian Daerah Banten pada awal September lalu, terkait dengan dugaan pencatutan logo dan konten milik Vidio secara ilegal.

Saat ini, kasus pencatutan logo dan konten milik Vidio secara ilegal oleh STB Welhome tengah dalam tahap penyidikan dan penggeledahan barang bukti, oleh pihak Kepolisian. Setelah laporan pengaduan secara resmi diterbitkan pada tanggal 8 September 2022, aparat Kepolisian Daerah Banten melanjutkan penyidikan dengan mengadakan penggeledahan atas tempat produksi STB Welhome, di Kabupaten Tangerang, pada tanggal 13 September 2022.

Baca Juga: Suaramerdeka.com Raih Rekor MURI, Kukrit SW: Motivasi Lebih Kreatif dan Inovatif di Platform Digital

Berdasarkan laporan yang dilayangkan kepada pihak Kepolisian, diperkirakan ada lebih dari 200 konten milik Vidio yang telah ditayangkan dan didistribusikan oleh STB Welhome, tanpa izin. Melalui kuasa hukum-nya dari Kantor Pengacara Ginting & Associates, Vidio mengklaim bahwa kerugian yang diderita-nya mencapai hingga ratusan miliar, dikarenakan biaya produksi dan lisensi atas pembelian konten yang cukup tinggi, ditambah lagi dengan ada-nya ikatan perjanjian yang sah dengan pihak pemilik lisensi terkait di dalam maupun luar negeri.

Selain itu, Vidio-pun mengalami kerugian luar biasa akibat pendistribusian produk STB ini secara masif melalui berbagai platform e-commerce dan toko-toko elektronik.

Berdasarkan ketentuan Undang-Undang No. 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis, serta Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta, Vidio adalah pemilik dan/atau pemegang lisensi atas setiap konten tayangan yang tersedia pada platform-nya. Sehingga, selaku pemilik merek dan/atau pemilik/pemegang hak cipta, Vidio memiliki hak untuk melarang pihak-pihak lain untuk melakukan pendistribusian atau penayangan konten milik-nya, terlebih untuk disiarkan tanpa izin dan/atau persetujuan terlebih dahulu dari Vidio.

Baca Juga: Tingkatkan SDM Pertanian Melalui Bimtek Sawit Baik

Menindaklanjuti laporan oleh Vidio, aparat Kepolisian Daerah Banten telah melakukan penggeledahan atas tempat produksi STB Welhome, di Kabupaten Tangerang. (Dok: Vidio)

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Sumber: Pers Rilis

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kamu Nanya HP Sejutaan yang Bisa Awet & Tahan Lama?

Jumat, 18 November 2022 | 15:27 WIB

Makin Terasa Aman Dengan Teknologi Yang Satu Ini

Rabu, 16 November 2022 | 14:25 WIB
X